SAMARINDA – Tim Sandiwara Mamanda (Sandima) Forum Aktualisasi Seni Tradisional (FORMAT) Kalimantan Timur menghadiri kegiatan Sosialisasi Gerakan Transformasi Tata Kelola dan Program UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur Menuju Pusat Unggulan Budaya Daerah yang diselenggarakan oleh UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur di Gedung Bahimung Taman Budaya, Samarinda, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam meningkatkan kualitas tata kelola, mengembangkan program, serta memperkuat peran UPTD Taman Budaya sebagai pusat pelestarian, pengembangan, dan promosi budaya daerah. Forum ini juga menjadi ruang koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan para pelaku seni dan budaya di Kalimantan Timur.
Keikutsertaan FORMAT Kaltim sebagai salah satu komunitas seni yang diundang menunjukkan pengakuan terhadap kiprahnya dalam melestarikan seni pertunjukan tradisional, khususnya Sandiwara Mamanda yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia. FORMAT Kaltim tercantum sebagai peserta dari unsur teater umum bersama sejumlah sanggar, komunitas seni, dewan kesenian, tokoh adat, dan budayawan se-Kalimantan Timur.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan Sandima FORMAT Kaltim dipimpin langsung oleh Sultan Loah Maurai, Elansyah Jamhari, didampingi Permaisuri Desi, Ketua Sandima Muhammad Nurrohim, Panglima Perang Iyan BL, Pengharapan Didik Haliando, Pimpinan Musik Salating Siti Rahmadaniah, serta Sekretaris Umum FORMAT Muran Ghautama. Juga ada beberapa warga sandima lainnya.
Melalui kehadiran tersebut, Tim Sandima FORMAT Kaltim menyatakan dukungannya terhadap gerakan transformasi tata kelola Taman Budaya sekaligus siap berkolaborasi dalam berbagai program pelestarian, pengembangan, dan promosi kebudayaan daerah. Partisipasi aktif komunitas seni dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan Taman Budaya Kalimantan Timur sebagai pusat unggulan budaya daerah yang mampu menjadi ruang ekspresi, edukasi, dan pengembangan ekosistem seni budaya secara berkelanjutan.
Kegiatan sosialisasi diisi dengan paparan mengenai Gerakan Transformasi Tata Kelola UPTD Taman Budaya, pemaparan program strategis dan pengembangan layanan, dialog interaktif bersama para pelaku seni dan budaya, penyampaian masukan, serta penyusunan komitmen bersama sebagai langkah tindak lanjut penguatan sektor kebudayaan di Kalimantan Timur. (SANDIMA.MY.ID)






Tidak ada komentar